Musyawarah Kerja Halaqah BEM Pesantren Wilayah Jawa Tengah dan DIY

Berita Seputar Al-Muhsin


Musyawarah Kerja Halaqah BEM Pesantren Wilayah Jawa Tengah dan DIY

Sabtu 28 oktober 2017, Musyawarah kerja wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Halaqoh Badan Eksekutif Mahasiswa Pesantren se-Indonesia resmi dibuka. Diselenggarakan di kampus Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Al- Muhsin (STEBI) Bantul Yogyakarta,kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 pengurus Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) dari kampus-kampus berbasis pesantren se-Jawa tengah dan DIY. Mengusung tema "Optimalisasi Pergerakan Mahasiswa santri Dalam Menjaga dan Menata Keutuhan NKRI" acara diawali dengan sambutan oleh rektor dari tuan rumah, yakni bapak M. Taufiq Ridho, M. Pd selaku pimpinan STEBI Al-Muhsin. Beliau mengatakan bahwa pesantren, bukanlah kelompok yang muncul dimasyarakat yang dipandang kumuh dan kolot saja. Melainkan, diharapkan mampu melahirkan sarjana terbaik dan generasi emas yang berkarakter islami, sehingga mampu meneruskan perjuangan bangsa. Selain untuk merumuskan program kerja wilayah Jawa Tengah dan DIY, banyak pula serangkaian seminar yang salah satunya diisi oleh H Abdul Halim Muslih, wakil Bupati Bantul dengan tema "Optimalisasi Peran dan Fungsi Pemerintahan Terhadap Pesantren". Sebab dengan adanya dukungan pemerintah yang luar biasa, membuat santri semakin mantap untuk meneruskan perjuangan yang telah ada. Diharapkan kegiatan ini nantinya menghasilkan program kerja ditingkat wilayah Jateng-DIY yang mampu menyentuh langsung kepada masyarakat. Sehingga eksistensi dan kegiatan dari para mahasiswa santri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat

Comments

Twitter

Kunjungilah Twitter STEBI AL-Muhsin Yogyakarta

Facebook

Kunjungilah Facebook STEBI AL-Muhsin Yogyakarta

Email STEBI Al-Muhsin

Silahkan Saran kami lewat akun email kami